jelas

Cara Kerja Penangkal Petir Listrik dan Gambarnya

Cara Kerja Penangkal Petir – Penangkal petir atau juga sering disebut dengan penyalur petir merupakan suatu perangkat yang berisi serangkaian jalur. Cara kerja penangkal petir ini adalah dengan menjadi jalan aliran listrik petir menuju ke tanah atau permukaan bumi. Selain disebut sebagai penyalur petir, perangkat ini juga populer dengan sebutan konduktor petir atau batang Franklin. Penangkal petir sangat dibutuhkan agar aliran listrik yang berasal dari petir bisa dialihkan sehingga tidak menimbulkan bahaya dan kerusakan pada berbagai macam bangunan dan makhluk hidup. Seperti diketahui, petir adalah fenomena alam yang memiliki muatan listrik. Karena sifatnya yang bisa datang kapan saja, cara kerja penangkal petir ini adalah dengan mengantisipasi atau mengurangi berbagai macam resiko yang ditimbulkan dari muatan listriknya tersebut. Muatan listrik yang dibawa oleh petir cukup besar sehingga jika mengenai bangunan atau makhluk hidup bisa menimbulkan kerusakan. Jika mengenai manusia, maka sambaran petir akan mempengaruhi berbagai organ tubuh, seperti terhentinya kerja organ jantung secara mendadak dan melumpuhkan jaringan otot disebabkan efek panas yang dibawanya. Lalu bagaimana sih cara kerja penangkal petir ini?

Cara Kerja Penangkal Petir

Cara Kerja Penangkal Petir

Cara kerja penangkal petir sebenarnya cukup sederhana. Karena fenomena alam yang satu ini bisa menimbulkan banyak kerugian dalam kehidupan, maka bangunan-bangunan dan struktur penting biasanya dipasangi dengan perangkat yang berfungsi untuk menangkal muatan listrik yang dihantarkan oleh petir tersebut. Penangkal petir biasanya dibuat dari material logam dan jenis bahan logam yang paling efektif untuk menghantarkannya tentu yang memiliki sifat konduktif paling baik seperti tembaga. Perangkat dalam cara kerja penangkal petir ini pada umumnya memiliki tiga bagian utama yaitu bagian penangkal petir itu sendiri, kabel konduktor, serta tempat pembumian atau yang biasa disebut dengan grounding. Batang penyalur petir yang biasanya dipakai terbuat dari bahan tembaga dan didesain dengan ujung yang runcing agar mampu mendukung proses tarik menarik muatan litsrik yang ada dibumi dengan yang di awan secara lancar. Pada dasarnya perangkat ini bekerja untuk mengalihkan muatan listrik dari bangunan yang rawan sehingga Anda akan mudah menjumpai penangkal petir ini di atap-atap bangunan. Nah, bagi Anda yang belum mengetahui prinsip kerja dari perangkat ini, maka kali ini Jelas.id akan memberikan informasi mengenai cara kerja penangkal petir.

Cara Kerja Penangkal Petir Listrik Statis

Jenis-jenis Penangkal Petir

Berikut ini adalah jenis-jenis penangkal petir yang pernah dikembangkan untuk menjinakkan muatan listrik yang dihantarkan oleh petir:

  • Penangkal Petir Konvensional (Faraday dan Franklin)

Penangkal petir Faraday dan Franklin menggunakan sistem yang hampir sama dengan jenis-jenis penangkal petir lainnya, yaitu mengalirkan arus listrik lewat saluran yang menghubungkan bagian atas bangunan dan tempat pembumian. Bahkan ujung penerima atau splitzer dari keduanya sama-sama berada pada rentang 30 -40 derajat. Bedanya sistem yang dikembangkan Faraday memiliki penghantar di sisi bagian luar bangunan sebab juga difungsikan sebagai penerima sambaran.

  • Penangkal Petir Radioaktif

Dari sekian banyak jenis-jenis penangkal petir, penangkal petir jenis ini bekerja untuk menggagalkan proses ionisasi dalam pembentukan petir dengan menggunakan zat radiasi. Radiun 226 dan Ameresium 241 merupakan dua bahan yang pernah dipakai dalam perangkat ini untuk menyemburkan ion hasil radiasinya sehingga mampu menetralkan muatan listrik yang dikandung oleh awan.  Ion radiasi tersebut juga akan meningkatkan muatan pada splitzer sehingga awan yang bermuatan besar biasanya akan menyambar mengenai perangkat ini ketika tidak mampu dinetralkan oleh zat radiasi. Namun, jenis penangkal petir ini sudah dilarang pemakaiannya untuk mengurangi efek radiasi pada makhluk hidup.

  • Penangkal Petir Elektrostatik

Jenis-jenis penangkal petir yang selanjutnya adalah Elektrostatik. Penangkal petir yang satu ini sistem kerjanya mengadopsi dari jenis radioaktif, yaitu meningkatkan muatan pada ujung splitzer agar petir memiliki kecenderungan untuk menyambat ujung ini. Bedanya adalah jenis elektrostatik ini energi listriknya tercipta dari muatan di awan yang menginduksi permukaan bumi.

Jenis-jenis penangkal petir di atas meski sama-sama dipakai untuk mengalihkan muatan listrik dari awan agar tidak merusak struktur tertentu, namun masing-masing memiliki memiliki sistem kerja yang berbeda-beda. Hal ini bisa digunakan sebagai pertimbangan jika Anda akan memilih sebuah penangkal petir sesuai dengan kondisi bangunan atau struktur yang akan dilindunginya. Nah, di bawah ini Jelas.id akan memberikan informasi terkait cara kerja penangkal petir.

Cara Kerja Penangkal Petir Konvensional

Cara Kerja Penangkal Petir

Berikut ini adalah langkah-langkah cara kerja penangkal petir dalam mengalihkan muatan listrik dari awan:

  1. Cara kerja penangkal petir yang pertama adalah ketika muatan listrik negatif (elektron) di bagian bawah awan sudah terkumpul, maka muatan listrik positif (proton) di permukaan bumi akan tertarik ke atas. Muatan listrik yang ada di tanah itu akan bergerak ke atas lewat kabel konduktor menuju ke bagian paling ujung dari batang penangkal petir yang memiliki ujung runcing.
  2. Cara kerja penangkal petir yang kedua yakni saat muatan listrik negatif berada cukup dekat dengan atap bangunan, maka akan timbul daya tarik menarik antara muatan negatif dan muatan positif yang sama kuatnya, muatan positif yang sudah ada di ujung batang penangkal petir pun akhirnya tertarik ke arah muatan negatif.
  3. Pertemuan antara kedua muatan itu menciptakan aliran listrik yang akan dialirkan ke dalam tanah melalui kabel konduktor. Jadi, cara kerja penangkal petir tersebut menyebabkan sambaran petir tidak mengenai bangunan tetapi dinetralkan dengan menyalurkannya ke tanah.

Itulah langkah-langkah cara kerja penangkal petir. Prinsip kerja pada perangkat petir ini umumnya adalah dengan memanfaatkan sifat tarik-menarik antara muatan listrik negatif (elektron) dan muatan listrik positif (proton) seperti pada gaya listrik elektrosatis. Jadi, penangkal petir merupakan salah satu penerapan dari listrik statis dalam kehidupan sehari-hari.

Cara Kerja Penangkal Petir Dan Gambarnya

Informasi yang telah Jelas.id paparkan di atas merupakan cara kerja penangkal petir secara umum. Dengan membaca langkah-langkah tersebut secara seksama, maka Anda akan lebih memahami tentang bagaimana sambaran petir tidak akan menghancurkan bangunan atau struktur yang sudah dipasangi dengan penangkal petir. Demikianlah informasi yang Jelas.id bisa bagikan mengenai cara kerja penangkal petir. Semoga bermanfaat dan terima kasih.